| ﺃﻓﻼ ﺗﻌﻗﻟﻭﻥ Oleh : moehaemien abdoel | |
| ebagai mahluk yang di sempurnakan oleh Tuhan harusnya kita dapat melakukan perbuatan yang dapat menyenangkan sang pencipta kita, beribadah bukanlah sesuatu ketentuan yang hanya di kerjakan dengan cuma-cuma, apakah sempurna peribadahan kita dengan tidak didasari dengan rukun beserta syarat yang ditentukan, beberapa kali Allah berfirman “tidak kah beraakal” atau “tidak kah berfikir” dalam hal ini patut kita renungkan, apakah masi semacam ini kita beribadah? dengan hanya mengangguk-nganggukan kepala, setelah selesai mengangguk-ngangguk kepala kemudian kita pergi kemana saja kita mau. Kata-kata dalam Al Quran yang sangat berharga ini baiknya kita tanam dalam-dalam di jiwa kita, kalaulah kita bisa menanam kata ini di dalam jiwa kita pastilah sesuatu yang kita perbuat takan membuahkan perkara yang sia-sia, manusia dibilang sempurna karena manusia diberi akal, yang dengan akal itu kita dapat memisahkan antara madarat dan manfaat. banyak sekali para ulama yang mengutif hadis tentang ibadah yang paling unggul, yang kesemuanya berkaitan dengan akal. seperti bertafakkur sejenak sama dengan shalat sunnah 100 tahun, dll. Alangkah berharganya akal ini bagi orang yang senantiasa menggunakan nya, tidak kah kamu mau menggunakan akal mu dengan sesempurna mungkin, ataukah | hanya akan membiarkan akalmu tersia-siakan dengan menjauh dari ke manfa- atan, bagi semua yang merasa mempunyi akal, termasuk orang bersyukurkah kalian dengan membiarkan akal hanya untuk hiasan yang usang, rawatlah perhiasan yang indah ini dengan gemar berfikir dan menyadari atas keagungan Tuhan. Andaikan semua perumpamaan yang telah di sebutkan Tuhan dalam firmannya terus kita olah, bisa dibayangkan Negara ini mungkin takan seprti ini, dilihat dari kacamata Islam manusia sekarang sudah bnyak matanya yang seperti dajal, mata manusia sekarang di ibaratakan buta sebelah, yang di artikan manusia sekarang hanya melihat kenudiawian saja dan melupakan akhirat yang mana kita semua akan di kembaliakan. Hai bagi semua yang berakal merasakah mata kalian sudah tidak normal? gunakanlah kedua mata kalian dan sempurnakanlah akal kalian, kalian sekarang bukan bayi yang masi nempel di pangkuan ibunya dan terus menghisap asi. Akankah selalu begitu dengan hanya menangis kita dapat imbalan, tak seperti itu hidup ini, mengaku berakal pasti kita akan melakukan gerakan untuk menempuh apa yang kita fkirkan untuk mencapai keberhasilan. Penulis Adalah Santri Ponpes Cilenga sekaligus alumni MA YPC 2008-2009 |
09.52
reza fajrullah MA CILENGA


0 komentar:
Posting Komentar